Minggu, 28 April 2013



Cinta Seorang Pemula

            “Pemula”, itulah nama yang mungkin bisa di anugerahkan bagi seorang yang baru mengerjakan sesuatu hal yang baru. Seorang “Pemula” sangat memiliki banyak kesalahan jika dibandingkan dengan seseorang yang sudah terbiasa dan mahir. Begitu pula yang terjadi pada seseorang yang baru mengenal cinta dan pertama kali pacaran. Seseorang tersebut selalu saja melakukan kesalahan dalam percintaan. Terkadang seseorang yang baru saja mengenal pacaran tidak banyak mengerti tentang kehidupan dalam berpacaran.
             Seorang “Pemula” dalam cinta seringkali disalahkan oleh pasangannya yang mungkin sudah berpengalaman dalam hal berpacaran. “Pemula” akan melakukan hal-hal yang sudah biasa ia lakukan yang justru membuat pasangannya tidak nyaman saat dengannya. Seharusnya pasangan yang telah mahir dalam soal percintaan, dan ia telah mengetahui bahwa ia berpacaran dengan seorang “Pemula” bisa mengerti dan memahami karakter pasangannya.
            Seorang yang mahir seharusnya tidak memaksakan seorang “Pemula” berada di levelnya, namun ia harus memberikan pelajaran bagi “Pemula” agar bisa menjadi sepertinya. Namun kebanyakan, seorang “Pemula” selalu menjadi korban dari seorang yang mahir. “Pemula” sering saja tertipu dengan kemahiran pasangan yang memang telah banyak merasakan asam manis cinta. “Pemula” yang terlalu lengah dalam percintaannya kebanyakan akan merasakan perselingkuhan yang dilakukan sang ahli cinta. Sebenarnya, “Pemula” tidak pernah lengah dengan apa yang dilakukan pasangan yang mahir, namun karena sang mahir sangatlah mahir memperlakukan “Pemula” sesuai dengan apa yang diinginkannya, “Pemula” lah yang menjadi korban.
            Sebenarnya, jika sang mahir mau memahami dan mengerti karakter seorang “Pemula” dalam cinta, ia mungkin akan kagum dengan cinta seorang “Pemula”. Karena sesungguhnya seseorang yang baru mengenal cinta, ia akan memberikan cinta kepada pasangannya sebesar apapun yang selama ini mereka pendam sebelum pacaran. Karena cinta yang melanda sang “Pemula” merupakan anugerah yang lumayan besar yang pertama  diberi Tuhan agar ia mensyukuri kehidupan di dunia ini. Karena cinta merupakan salah satu anugerah yang diberikan Tuhan bagi umatnya agar mereka selalu bersyukur dan ingat kepada-Nya.
            Cinta yang pertama dirasakan seseorang merupakan salah satu dari proses perkembangan manusia menuju kedewasaannya. Orang yang dewasa secara biologis akan mencari pasangan hidup untuk ketenangan hatinya. Namun, dalam prosesnya ketika sesorang menemukan cinta pertama dan merasakan hal yang pahit dalam percintaan, biasanya ia akan merasa bahwa semua cinta rasanya sama saja. Padahal belum tentu seorang “Pemula” akan merasakan cinta yang sama dengan orang lain.
            Berbicara tentang cinta, selalu ada keterkaitannya dengan hati dan perasaan. Karena Tuhan menciptakan manusia berbeda dengan makhluk lainnya karena manusia punya perasaan dan akal pikiran yang merupakan pencipta dari perasaan itu. Namun sebenarnya perasaan manusia diciptakan agar mereka senantiasa peka terhadap sesamanya. Karena manusia sudah ditakdirkan menjadi makhluk sosial dan membutuhkan makhluk dan manusia yang lainnya.
            Cinta menurut sebagian orang dianggap sangat penting bagi kehidupan. Karena tanpa cinta hidup akan menjadi hampa. Namun ada pula yang menganggap adanya cinta hanya akan membuat seseorang menderita. Itu semua tergantung dari siapa yang menilai cinta. Yang menganggap cinta itu penting mungkin ia telah banyak mendapatkan kebahagiaan dari kehidupan percintaannya. Begitu juga sebaliknya, yang menganggap cinta hanyalah penderitaan semata mungkin saja ia selalu saja menjadi korban dari cinta dan mungkin juga ia adalah seorang “Pemula” yang tersakiti oleh cinta.
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar